Loading...
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

12 Tips Cara Menjaga HDD Eksternal Agar Tidak Mudah Rusak

September 01, 2017 Add Comment

HDD External atau biasa orang Indonesia menyebutnya Harddisk Eksternal bukanlah barang baru di dunia perkomputeran, yang mana fungsi dari Harddisk itu untuk menyimpan segala macam data pada komputer milik kita, karena pada dasarnya tanpa Harddisk itu sendiri. kita tidak akan dapat sama sekali menyimpan 1bit pun data.


Memang kalau dipikir-pikir komputer milik kita sudah ada harddisk di dalamnya yang bisa untuk menympan data-data, tapi mimin rasa Harddisk yang berukuran 320GB atau 500GB belumlah cukup untuk menyimpan segala keperluan terutama bagi anak-anak yang berlabel IT.
Yah, memang sih. jika kalian menyimpan file-file seperti dokumen, foto atau file PDF ukuran segitu terbilang lebih dari cukup. akan tetapi bagaimana untuk urusan anak IT yang selalu berkutat dengan koleksi software-software, driver, permprograman, film, anime, game, musik dan segala macam project IT miliknya? apakah cukup? sesak bro. apalagi seorang Youtuber yang doyan nge'VLOG pasti membutuhkan memory penyimpanan yang besar.

nah maka daripada itu Harddisk Eksternal diperlukan. selain untuk media penyimpanan alternatif, juga bisa meringankan si Harddisk Internal agar tidak penuh sesak.

akan tetapi lain perawatan Harddisk Internal, lain juga perawatan Harddisk Eksternal. karena media Eksternal itu gampang sekali rusak. jadi untuk menghindari segala maca kerugian di masa yang akan datang. silahkan kamu baca tips-tips di bawah ini agar Harddisk Eksternal milikmu tidak gampang rusak.

1. Pastikan Selalu Menggunakan Opsi "Safe Remove Hardware".
"Ehh kok Harddisk Eksternal gue minta di format?"
"Lha ini kenapa Harddisk Eksternal gue Drive'nya kagak Detect?"

Pernahkan sobat sekaian mengalami kasus seperti di atas? kalau iya berarti sobat menggunakan Harddisk Eksternal dengan sembrono tanpa menggunakan opsi "Safe Remove Hardware" atau biasanya orang menyebut dengan sebutan "Eject" pada Harddisk Eksternal ketika hendak dicabut dari komputer.
pada dasarnya jika kita menggunakan Harddisk Eksternal, proses baca tulis data sudah berlangsung ketika konektor USB ditancapkan ke Port USB. nah, jika kita tidak melakukan "Safe Remove Hardware" atau "Eject" maka data yang sedang dibaca atau ditulis akan terputus secara paksa. akibat dari tindakan itu Master Safe Record pada Harddisk Eksternal menjadi Error dan menyebabkan kerusakan sedikit demi sedikit pada Harddisk Eksternal.

2. Jangan Sampai Terbanting / Terjatuh
Komponen-komponen pada Harddisk Eksternal sangat sensitif terhadap getaran, dikarenakan Harddisk itu sendiri pada saat kita hidupkan langsung berputar searah jarum jam untuk membaca data. jika terjadi guncangan yang keras pada Harddisk Eksternal, bisa dipastikan kerusakan akan terjadi.


3. Jauhkan Dari Segala Macam Cairan
Saya rasa untuk tips yang satu ini, anak SD saja tahu kan... hehehehe
kenapa begitu? yang namanya barang elektronik itu musuh paling utamanya adalah cairan-cairan yang membuat semua barang elektronik termasuk Harddisk Eksternal menjadi rusak.


4. Hindari Benda Yang Mengandung Magnet
Magnet adalah salah-satu musuh dari segala macam Harddisk, baik itu Harddisk Internal maupun Harddisk Eksternal.
karena medan magnet dapat mempengaruhi piringan yang ada di dalam Harddisk dan membuat lemahnya sektor-sektor harddisk itu sendiri.


5. Jangan Terlalu Sering Mencabut Pasang Kabel USB HDD
Mencabut pasang kabel USB pada sambungan kabel Harddisk Eksternal dapat membuat Port USB dan konektor pada USB Harddisk Eksternal menjadi AUS, akibatnya koneksi antara Port USB menjadi lemah dan pasokan daya listrik tidak memadai untuk Harddisk Eksternal.


6. Sebaiknya Hindari Menempatkan HDD Ke Tempat Yang Sering Bergertar
Seperti yang saya bilang tadi, komponen di dalam Harddisk akan berputar searah jarum jam ketika Harddisk dihidupkan. nah, jika seandainya kita menempatkan Harddisk Eksternal pada permukaan yang tidak rata atau sering bergetar, itu akan menyebabkan gesekan antara Jarum pembaca dan lempengan penyimpanan data di Harddisk.


7. Sebisa Mungkin Minimalkan Gerakan Pada Saat Harddisk Ekternal Sedang Dipakai
Sama kayak poin ke 6 di atas, jika kita memindahkan Harddisk Eksternal pada saat sedang digunakan. itu akan berpotensi memperpendek umur dari Harddisk Eksternal. (catat, ini poin penting)


8. Pastikan Harddisk Mendapatkan Pasokan Udara Yang Baik
Menyimpan Harddisk Eksternal di dalam Pouch (Tas Harddisk Eksternal) memang tidak salah, malahan itu bagus untuk meminimalisir benturan yang tidak terduga, terkena debu atau tidak sengaja kena cairan yang dapat merusak Harddisk Eksternal.
Yang jadi masalahnya itu adalah kelalaian pengguna Harddisk Eksternal yang tidak mengeluarkan HDD dari Pouch ketika akan digunakan. karena Harddisk Eksternal yang masih berada di dalam Pouch ketika digunakan akan gerah dan kepanasan karena tidak mendapatkan pasokan udara yang baik. akibat buruknya adalah HDD menjadi Overheat dan secara perlahan memperpendek umur Harddisk Eksternal.


9. Cabutlah kabel USB HDD Dengan Menarik Kepala Konektornya
Ini juga adalah salah-satu kelalaian pengguna Harddisk Eksternal yang tidak mencabut USB dari kepala konektornya, karena jika kita mencabut dari kabel penghubung USB nya akan berdampak putusnya saluran di dalam kabel USB Harddisk Eksternal, dan dampak yang akan ditimbulkan adalah putusnya kabel di dalam USB tersebut.


10. Posisikan Kepala USB Harddisk Dengan Baik
Ada kalanya kita sebagai pengguna lalai dalam mencolokkan kepala dari USB Harddisk Eksternal, jika kita memasangnya secara tidak benar maka arus data dan pasokan daya listrik jadi terganggu.


11. Defrag Secara Berkala
Seiring berjalannya waktu. data dan file-file yang kita simpan di dalam Harddisk Eksternal akan menjadi kusut dan jika dibiarkan akan membuat proses baca/tulis data menjadi terhambat (lelet). maka daripada itu kita sebagai pengguna wajib Mendefrag Harddisk Eksternal secara berkala agar data yang ada di dalam HDD menjadi lebih rapi dan memperpanjang umur pemakaian dari HDD.


12. Sisakan Sedikit Space Pada Harddisk
Mungkin kamu beranggapan bahwa Harddisk Eksternal yang berukuran 500GB atau 1TB mampu menyimpan semua data dengan ukuran asli yang tertera pada kapasitas dari Harddisk Eksternal itu sendiri. akan tetapi hipotesis dan pemikiran kamu itu salah sob.
logikanya begini... Harddisk Eksternal yang berukuran 500GB hanya akan dapat menampung sekitar 465GB begitupun dengan Harddisk Eksternal berukuran 1TB (Terrabyte) hanya dapat menampung 931GB. jadi ada baiknya kita haruslah menyisakan sedikit space bagi harddisk agar bisa bernafas dan tidak terlalu berhimpitan. (semisalkan Harddisk Eksternal 500GB sisakan memory bebas sekitar 50GB)

Tambahan, kalo kamu berencana membeli sebuah Harddisk Eksternal maka jangan merasa terkejut ataupun tertipu dengan kapasitas dari Harddisk Eksternal yang berbeda dengan yang dibaca di komputer. berikut penjelasannya.
  • 40 GB = Terbaca 37GB
  • 80 GB = Terbaca 74GB
  • 160 GB = Terbaca 149 GB,
  • 250 GB = Terbaca  232 GB
  • 320 GB = Terbaca 298 GB,
  • 500 GB = Terbaca 465 GB
  • 640 GB = Terbaca 596 GB,
  • 1 TB (TeraByte) = 931 GB
  • 2 TB (TeraByte) = 1863 GB

Itu dikarenakan pembacaan system seperti OS Windows tidak membaca langsung kapasitas seluruh dari memory HDD, karena beberapa GB yang hilang dipakai untuk memory cache dan fisik dari Harddisk Eksternal itu sendiri.

sekian untuk artikel tentang "12 Tips Cara Menjaga HDD Eksternal Agar Tidak Mudah Rusak" kali ini. jika dirasa ada kekurangan dari artikel ini silahkan kamu tambahkan di kolom komentar, dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke teman-teman kalian biar mereka pada tahu untuk selalu menjaga Harddisk Eksternal biar tidak gampang rusak. :)


Perbandingan Harddisk (HDD) dan Solid State Data (SSD)

Agustus 09, 2017 Add Comment

Kemajuan teknologi komputer mengalami perkembangan yang sangat signifikan, terutama dalam bidang penyimpanan data. sebut saja Harddisk, yang selama ini menjadi satu-satunya media penyimpanan berkapasitas besar di komputer. secara perlahan tapi pasti mulai menjadi opsi kedua bagi penyimpanan di komputer dan opsi pertama mulai digerogoti oleh SSD.


Solid State Drive (SSD) sendiri, sebenarnya bukanlah teknologi baru dalam media penyimpanan data di komputer, bahkan SSD sendiri sudah ada sekitar tahun 1970 yang digunakan oleh superkomputer milik IBM. akan tetapi SSD pada saat itu tidak diproduksi secara massal ke publik, dan hanya diperuntukan untuk superkomputer IBM saja. tapi yang pasti harganya pada saat itu sangat mahal, setara dengan 20 buah mobil BMW pada saat ini... #wooow


Kelebihan SSD
  • Waktu booting atau start-up jauh lebih cepat daripada HDD, karena kecepatan membaca data SSD lebih tinggi.
  • Tidak berisik saat digunakan, karena teknologi SSD tidak menggunakan piringan magnet berputar seperti HDD.
  • SSD hemat daya listrik, walalupun SSD berbasis DRAM yang membutuhkan daya listrik cukup tinggi. akan tetapi masih jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan HDD.
  • Tahan terhadap guncangan, getaran, debu dan temperatur suhu yang tinggi.
  • Dengan kapasitas yang sama seperti HDD, SSD fisiknya jauh lebih ramping dan memiliki bobot yang ringan.
  • SSD tidak perlu di defragmentation / menata kembali file yang berantakan seperti di HDD.
  • Sangat direkomendasikan bagi kalangan gamer, editor video dan pemprograman 3D. Pokoknya SSD bagus dalam membaca data secara cepat daripada HDD.

Kekurangan SSD
  • Mahal, karena harga per'Byte dari kapasitas SSD mencapai 10x lipat harga per'Byte dari HDD.
  • Dengan harga yang mahal, tidak berbanding lurus dengan ukuran kapasitas dari SSD itu sendiri yang masih terbilang jauh kapasitasnya dibandingkan dengan HDD.


Kelebihan HDD
  • Dengan kapasitas yang cukup besar, kita tidak perlu merogoh dompet terlalu dalam. karena HDD lebih murah daripada SSD.
  • Bisa dipercah menjadi beberapa partisi / beberapa bagian memori.
  • Data yang telah dihapus secara permanen bisa dikembalikan lagi.
  • Biasanya mempunyai garansi pabrikan yang lebih lama dari pada SSD.
  • Sudah tersedia secara luas di seluruh dunia, jadi kita bisa dengan mudah membeli HDD.
  • Tersedia 2 versi HDD, Internal dan Eksternal.

Kekurangan HDD
  • Harus secara berkala di defragmentation agar data yang telah berantakan di HDD bisa tertata rapi kembali.
  • Baik itu HDD internal maupun eksternal, keduanya tidak akan tahan terhadap benturan, debu dan getaran. serta panas yang berlebihan akan membuat komponen di dalamnya menjadi rusak.
  • Pembacaan dan penulisan data di HDD lebih lambat dibandingkan dengan SSD.

Yah, itu dia artikel mimin Siluman Komputer tentang "Perbandingan Harddisk (HDD) dan Solid State Data (SSD)" yang mana terlepas dari beberapa poin di atas, memang semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. tapi ada satu hal yang perlu kalian ingat, sesuaikan dengan budget kalian dalam membeli HDD ataupun SSD.
karena mimin gak bilang HDD itu lebih jelek daripada SSD, tapi artikel ini sedikit memberikan kalian informasi apa perbedaan HDD dan SSD itu sendiri. :D


Cara Melacak Smartphone Android Yang Hilang Tanpa Install Aplikasi

Mei 26, 2017 Add Comment


Yooo minna.. kembali lagi bareng mimin Siluman Komputer..
setelah beberapa minggu tidak update artikel di blog, akhirnya kesampaian juga update lagi di blog saya ini.. dan kebetulan jugak lagi wkwkwkwk (besok udah mau puasa aja), maka daripada itu mimin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat muslim dan bagi yang menjalankannya..

Back to topik..
pernahkan sobat sekalian berfikir bahwa jika di suatu hari smartphone android kamu hilang, lupa naruhnya dimana atau mungkin dicuri, dan sobat ingin melacak keberadaan smartphone tersebut tapi terhalang banyak kendala?
tenang sob, mimin punya trik cara melacak keberadaan smartphone android yang hilang tersebut agar bisa dilacak..


  • Syarat-syarat yang sobat perlukan agar Smartphone dapat Dilacak Antara Lain Adalah:
1. Menautkan Akun GMAIL ke Smartphone Sobat.
2. Mengaktifkan Centang pada GPS
3. Punya Koneksi Internet di Smartphone yang sedang mencari Smartphone yang hilang.

  • Okeyy, kalo semua persyaratan udah terpenuhi silahkan lanjut ke step berikut ini:
1. Pertama-tama silahkan sobat mengunjungi situs Android Device Manager

2.Kemudian silahkan login menggunakan Email "GMAIL" yang tertaut di smartphone sobat yang hilang. (seperti gambar di bawah ini)


3. Setelah itu tunggu sebentar dan Android Device Manager akan berusahan menghubungi dan melacak keberadaan smartphone sobat yang hilang.

4. Dan Tadaaaaa... Smartphone mimin dapat di lacak dan di samping kiri terdapat nama smartphone kepunyaan mimin dan sejumlah fitur yang sangat bermanfaat seperti..
- Putar Suara (fungsinya adalah untuk membunyikan perangkat smartphone sobat)
- Kunci (ini salah satu fitur ampuh jika sobat lupa pola / PIN pada smartphone.. jadi tidak perlu repot-repot flash smartphone sobat)
- Hapus (nahh, ini adalah fitur yang sangat berguna jika smartphone sobat hilang dicuri, fungsi dari tools hapus ini adalah menghapus segala data yang ada di memori smartphone.. baik itu memori internal maupun eksternal bakalan di habisin / di hapus semua dan pengaturan android jadi ke pabrikan awal) jadi aman deh, walaupun pencuri dapet smartphonen'nya. akan tetapi dia gak dapet data di dalamnya..


Akhir kata dari mimin, mungkin tools ini banyak kekurangan seperti fitur "capture face" yang mana Antivirus AVG di Android sudah mengadopsi fitur ini, berguna untuk memfoto wajah pelaku pencurian smartphone agar bisa di laporkan ke pihak polisi.. tapi yahh, bukan tidak mungkin fitur seperti itu di masa yang akan datang dapat di tambahkan atau bahkan di kembangkan lagi agar tingkat keamanan Device Android semakin di depan.. (ehhh :v ) #wasalam


Antivirus SMADAV Kini Bisa Menangkal Virus Ransomware

Mei 17, 2017 Add Comment

Hallo semua, kembali lagi bareng mimin Siluman Komputer, pada postingan kali ini mimin bakalan kasih tahu kamu semua bahwa salah-satu antivirus buatan orang Indonesia yaitu SMADAV meluncurkan versi terbarunya dengan fitur keamanan Anti Ransomware. karena seperti yang kita ketahui bahwa virus Ransomware sendiri adalah virus yang paling membuat pengguna komputer kesal dikarenakan saat komputer korban terinfeksi virus Ransomware ini, data-data yang ada di dalam komputer korban bakalan terenskripsi alias dikunci.. dan jika kita ingin membuka data-data yang telah terkunci oleh virus Ransomware itu, kita diharuskan membayar uang tebusan yang bisa dikatakan tidaklah murah, kalo di totalin di kita bisa beli 1 buah motor sob.. wkwkwkwk

Dan seperti yang kita ketahui bahwa, Virus Ransomware ini hanya menyandera data-data kita selama 7 hari ke depan (terhitung dari hari pertama saat komputer terinfeksi) dan setelah lewat hari tersebut. data-data yang ada di komputer seobat bakalan di format / di hapus oleh si virus ini tadi... #kampretosss :v
Maka daripada itu sepertinya SMADAV bertindak cepat dengan mengeluarkan sejumlah fitur (yang katanya) dapat menangkal dan membasmi si Virus Ransomware V1 dan Ransomware V2 ini..!!

Mari Kita Lihat Interface Dari Antivirus SMADAV terbaru ini...




Antivirus SMADAV ini sendiri adalah proteksi tambahan untuk Antivirus utama yang ada di komputer sobat, jadi kalian bisa menginstal & mengkombinasikan Antivirus SMADAV ini dengan Antivirus lainnya. saran mimin sih, pasangan dari Antivirus SMADAV itu lebih baik dari Antivirus luar negeri karena kayak saling melindungi lah.. SMADAV melindungi virus buatan lokal dan Antivirus luar negeri seperti Avira, MSE, Avast dll, melindungi dari virus luar negeri...

Selain itu Antivirus SMADAV ini juga tidak membebani system kerja CPU, karena di mode normal cuman memakan resource 1% dari CPU dan hanya memakan RAM 5MB saja..

Yupss.. tanpa basa-basi lagi silahkan download Antivirus SMADAV Terupdate (terbaru) menggunakan tombol download di bawah ini..


http://www.smadav.net/


Cara Mengatasi Limit Download Di Google Drive

Mei 03, 2017 Add Comment

Seperti yang kita ketahui Google Drive adalah sebuah situs dari Google yang fungsinya adalah untuk menyimpan dan mendownload sebuah file secara Online yang tersimpan di Cloud Storage atau penyimpanan gratis google, yang dimana ketika file telah mencapai batas maksimal unduhan maka file terkait yang tersimpan di google drive akan error dan tidak akan dapat di download dalam 24 jam mendatang..
Oleh karena itu mimin Siluman Komputer kali ini akan menyampaikan sebuah trik cara mengakali / bypass agar file yang terkena limit di google drive bisa kita download tanpa harus menunggu 24 jam...


Contoh Pesan Error Sebagai Berikut...

Untuk Cara mengatasi limit tersebut simak baik-baik penjelasan mimin di bawah ini...

1. Buka Url / File yang ingin kamu download dari google drive itu, dan tentu saja jika terjadi limit akan tampak seperti gambar di bawah ini..

2. Login menggunakan akun Gmail yang anda miliki.

3. Perhatikan Link yang tertera di address bar kalian.. contoh seperti di bawah ini..

https://drive.google.com/uc?export=download&id=0B6UbHSBQAK1ONDl6NmpNNTE3NUU
 
ID file “0B6UbHSBQAK1ONDl6NmpNNTE3NUU” copy dan rubah menjadi link dengan menambahkan link

 https://drive.google.com/file/d/KODE ID/view

menjadi seperti di bawah ini...

https://drive.google.com/file/d/0B6UbHSBQAK1ONDl6NmpNNTE3NUU/view 


4. dan paste kan di address bar browser kalian, maka akan tampil seperti gambar di bawah ini.. kemudian klik tambahkan ke Drive Saya..

 5. Setelah File telah di salin di Drive milik kalian, tinggal download dehh :D

Jika ada pemberitahuan pop-up yang mengatakan bahwa "tidak dapat memindahkan file blaaaa... blaaa. bllaaaaa", pilih saja tetap download, maka proses download akan langsung berjalan...

Namun jika proses download tidak berjalan dengan semestinya, dan muncul pesan error bahwa file tetap limit.. maka klik kanan file tersebut lalu pilih "Buat Salinan" dan pada file salinan klik kanan dan pilih Download... dan jika ada pop-up lagi yang mengatakan bahwa "tidak dapat memindahkan file blaaaa... blaaa. bllaaaaa", pilih saja tetap download, maka proses download akan langsung berjalan...

Sekian dari mimin, semoga membantu...