Loading...
Tampilkan postingan dengan label WINDOWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WINDOWS. Tampilkan semua postingan

Memilih Komponen Komputer Untuk Kebutuhan

Juli 08, 2017 Add Comment

Banyak kebutuhan sistem yang bisa dibuat sendiri salah satunya adalah untuk memenuhi berbagai jenis kebutuhan penggunanya. Penggunq tersebut biasanya terdiri dari beberapa kelompok ang akan dijelaska berikut:

➭Komponen untuk kebutuhan Grafis/Desain CAD CAM- Komputer dengan kebutuhan processor yang kuat (kelas-atas, enam core), pengolah grafis tinggi (membutuhkan GPU yang terbaik dari AMD atu NVIDIA), dan RAM yang maksimal (16GB atau lebih, tergantung dari batasan yang ada pada motherboard, menggunakan sistem operasi 64-bit [windows 7 professional, ultimate, dan enterprise mendukung memory RAM hingga 192GB]).

Komputer untuk kebutuhan editing video – menggunakan kartu suara dan video khusus, hard drive besar (2TB atau lebih) dan cepat (10,000-15,000RPM), dual monitor (22-inch atau lebih).

Komputer untuk kebutuhan virtualisasi – maksimum RAM (8GB hingga 16GB atau lebih, tergantung pada kemampuan motherboard) dan CPU core (enam core atau lebih).

Komputer untuk Gaming – Processor yang kuat (AMD kelas-atas Intel dengan empat core atau lebih), GPU kelas-atas khusus (chipset kelas-atas AMD atau NVIDIA dengan RAM 2GB atau lebih), kartu suara yang bagus dengan dilengkapi pemroses sinyal yang handal, pendinginan kelas-atas pada CPU dan GPU (tambahkan kipas atau gunakan pendingin air).

Komputer Home theater – menggunakan audio Surround (5.1,7.1) output HDMI, HTPC (Home Theater PC) compact form factor, TV tuner, BD drive.

Klient tebal standar – Aplikasi dekstop (Microsoft Office atau compatible suit), sesuai kebutuhan standar untuk menjalankan Windows.

➭Klien tipis – aplikasi dasar (browser, Microsoft Office, atau compatible suit), sesuai kebutuhan standar untuk menjalankan Windows.

PC server rumah- media streaming, file sharing, print sharing, NIC gigabyte yang terhubung ke switch/router gigabyte, SATA RAID array (terutama level 10 atau 0+1 untuk kecepatan dan kemanan data).

Penjelasan Chipset pada komponen Komputer

Juli 08, 2017 Add Comment

Selain processor, komponen utama pada motherboard juga disebut chipset. Komponen ini biasanya satu set berisi satu atau dua chip yang terdapat pada sirkuit utama motherboard. Chip yang  terhubung ke processor biasanya disebut PCH (platrom controller hub); chip ini seiring disebut PCH.

PCH adalah satu-satunya komponen yang ada pada chipset Intel seri 5 dan yang terbaru. APU pada AMD juga menggunakan model single-chip chipset. Yang serupa dan disebut sebagai Fusion control hub (FCU). Pada chipset single-chip. PCH atau FCU menghubungkan semua perangkat dan port I/O berkecepatan lambat seperti port USB, PCIe x1 atau slot x4, audio, jaringan, dan lainnya. Memory controller dan slot PCIe x16 dikendalikan oleh CPU (Intel) atau APU (AMD).

Chipset Intel yang lebih lawas dan semua chipset CPU AMD menggunakan desain chipset dua-chip, dimana slot PCIe (x16, x8, dan x4) dan chipset grafis (jika ada) dikendalikan oleh PCH dan port I/O yang lebih lambat dikendalikan oleh southbridge (SB) atau chip I/O controller hub (ICH).

Chipset lawas yang dibuat untuk processor tidak menyertakan memory controller menggunakan chip NorthBridge atau memory Controller Hub (MCH) yang ditempatkan pada chip PCH
Karena chipset sebenarnya adalah motherboard, chipset digunakan agar motherboard memiliki efek pada performanya. Hal tersebut menentukan semua parameter parameter performa dan batasan dari motherboard, seperti kapasitas dan kecepatan memory, jenis dan kecepatan processor, bus yang digunakan dan kecepatannya, dan banyak lagi yang lainnya.

Karena chipset secara berkala terus dikembangkan, saya tidak bisa menyebutnya satu-persatu model dan fungsinya dalam buku ini; namun anda bisa mencari secara detail deskripsi dari informasi secara teknis pada masing-masing pabrik motherboard yang anda pilih. Anda bisa mengunduh dokumentasi (sering disebut databook) dari websitenya. Dokumentasinya tersebut biasanya juga terdapat pengaturan lebih lanjut mengenai pengaturan program. Dengan informasi ini, anda bisa mencari pengaturan yang cocok pada motherboard dengan meng-akses setingan dan fitur yang dimiliki chipset.


Memilih komponen untuk sistem Komputer

Juli 08, 2017 Add Comment
Banyak kebutuhan sistem yang bisa dibuat sendiri salah satunya adalah untuk memenuhi berbagai jenis kebutuhan penggunanya. Penggunq tersebut biasanya terdiri dari beberapa kelompok ang akan dijelaska berikut:

-Komponen untuk kebutuhan Grafis/Desain CAD CAM- Komputer dengan kebutuhan processor yang kuat (kelas-atas, enam core), pengolah grafis tinggi (membutuhkan GPU yang terbaik dari AMD atu NVIDIA), dan RAM yang maksimal (16GB atau lebih, tergantung dari batasan yang ada pada motherboard, menggunakan sistem operasi 64-bit [windows 7 professional, ultimate, dan enterprise mendukung memory RAM hingga 192GB]).

-Komputer untuk kebutuhan editing video – menggunakan kartu suara dan video khusus, hard drive besar (2TB atau lebih) dan cepat (10,000-15,000RPM), dual monitor (22-inch atau lebih).
-Komputer untuk kebutuhan virtualisasi – maksimum RAM (8GB hingga 16GB atau lebih, tergantung pada kemampuan motherboard) dan CPU core (enam core atau lebih).

-Komputer untuk Gaming – Processor yang kuat (AMD kelas-atas Intel dengan empat core atau lebih), GPU kelas-atas khusus (chipset kelas-atas AMD atau NVIDIA dengan RAM 2GB atau lebih), kartu suara yang bagus dengan dilengkapi pemroses sinyal yang handal, pendinginan kelas-atas pada CPU dan GPU (tambahkan kipas atau gunakan pendingin air).

-Komputer Home theater – menggunakan audio Surround (5.1,7.1) output HDMI, HTPC (Home Theater PC) compact form factor, TV tuner, BD drive.

-Klient tebal standar – Aplikasi dekstop (Microsoft Office atau compatible suit), sesuai kebutuhan standar untuk menjalankan Windows.

- Klien tipis – aplikasi dasar (browser, Microsoft Office, atau compatible suit), sesuai kebutuhan standar untuk menjalankan Windows.

- PC server rumah- media streaming, file sharing, print sharing, NIC gigabyte yang terhubung ke switch/router gigabyte, SATA RAID array (terutama level 10 atau 0+1 untuk kecepatan dan kemanan data).

Memilih Case dan Power Supply

Juli 08, 2017 Add Comment

Case dan power supply unit (PSU) serin di jual dalam satu unit, walaupun ada beberapa vendor menjualnya secara terpisah. Power supply yang di jual bersama case biasanya memiliki kualitas yang kurang bagus atau mengeluarkan daya kurang dari spesifikasi yang tertera pada komponen tersebut, dengan alasan inilah Anda mungkin ingin mengganti PSU tersebut PSU yang tersedia dengan pilihan Anda.

Terdapat bentuk desain chais yang bisa di pilih, biasanya tergantung pada bentuk dasar motherboard yang anda gunakan; diantaranya adalah jumlah drive bay yang tersedia; diantaranya adalah jumlah drive bay yang tersedia; dan apakah sistem nanti akan ditempatkan diatas meja, dilantai di bawah meja, atau pada tempat tertentu. Juga terdapat case dan kipas pendingin ekstra. Panel port 1/O audio depan, panel samping yang bisa di lepas, dan dudukan motherboard agar pemasangan motherboard  lebih mudah, intinya adalah memilih case yang sedikit mungkin membutuhkan peralatan saat perakitan.

Ada juga versi yang terpasang pada rak (biasanya komputer server), dan lain sebagainya. Dari sebagian besar sistem yang dibangun sendiri menggunakan case dengan model mid-tower yang mendukung faktor bentuk motherboard ATX atau micro-ATX, menggunakan konetktor power PSU ATX12V  2.× atau EPS12V. PSU ATX12V 2.x dan EPS12V  memiliki 24-pin konektor power utama yang terhubung pada motherboard terbaru, sedangkan PSU EPS12V juga memiliki konektor power processor 8-pin +12V sebagai ganti versi 4-pin yang digunakannpada unit AT12V.
Ukuran dan bentuknpada suatu komponen biasanya disebut form factor. Form factor pada case yang paling sering digunakan adalah:
-          Full-towet
-          Mid-atau mini-tower
-          Desktop
-          Low-profile (disebut juga slimline)

Tidak ada form faktor resmi yang wajib digunakan, Anda hanya memilih salah satu yang mendukung mothetboard dan form factor power supply yang Anda gunakan. Penggunaan case mini-tower yang lebih kecil atau case slimline hanya bisa mendukung form factor motherboard microATX,FileATX, atau motherboard yang lebih kecil saja, dan itu sangat membatasi pilihan Anda. Dalam keluarga ATX, berari case Anda tersebut juga mendukung motherboard microATX dan FLezATX.

Jadi intinya bila Anda ingin membangun sistem Anda sendiri, anda harus memikirkan jauh kedepan agar sistem anda dapat selalu diperbaharui dan mudah diperbaiki. Selalu sediakan tempat komponen yang kosong pada case anda agar suatu saat  ada perangkat baru dimana anda sangat membutuhkannya bisa dipasang pada sistem anda, pilihlah power supply yang memiliki output power yang lebih tinggi dari kebutuhan peralatan pada sistem anda, jadi power supply anda tidak kekurangan daya saat anda ingin menambahkan komponen baru suatu saat nanti.

Penjelasan Mengenai Sistem Memory (RAM)

Juli 07, 2017 Add Comment

Terdapat dua jenis utama dari RAM (Random AccesvMemory), yaitu dynamic dan static. RAM Dynamic (DRAM) kehilangan informasi dalam setiap periode pendek saat kehilangan tenaga listrik. RAM Static (SRAM) mengikat data dalam periode lebih lama dalam keadaan tanpa tenaga dan bekerja lebih cepat bila dibandingkan dengan DRAM, akan tetapi ukurannya lebih besar dan biaya pembuatannya lebih mahal. Secara umun, DRAM digunakan untuk memory sistem, dan SRAM digunakan untuk cache dan perangkat penyimpanan.

Walaupun PC pertama menggunakan socket memory chip sendiri, modul memory (banyak chip memory dalam satu papan sirkuit lecil) dibuat lebih handal dan lebih kecil. Mode cepat fast-page DRAM dan Extended Data-Out (EDO) adalah memory modul yang disebut dengan single inline memory module (SIMM).30-pin yang terdapat pada SIMM memiliki memory akses lebar data 8-bit, dan 72-pin SIMMS memiliki akses memory selebar 32-bit
Synchronus dynamic RAM (SDRAM) telah menggantikan form yang lebih tua dari DRAM.

Synchronous artinya waktu data yany ditransfer sesuai dengan jam pada sistem. Modul 168-pin DRAM adalah modul yang pertama kali digunakan pada PC. Jenis SDRAM berikutnya sudah menggunakan rate data dobel double data rate (DDR) Menggunakan 184-pin DIMM, dan sistem sekarang menggunakan DDR 2, dan DDR3 (keduanya menggunakan modul 240-pin, tetapi keduanya tidak bisa saling menggantikan). Modul memory yang digunakan pada kelas memory SDRAM dikenal dengan dual inline memory modul (DIMM). Modul tersebut menyediakan lebar memory akses sebesar 64-bit.


Hampir sama dengan kebanyakan komponen dalam PC, RAM di ukur menggunakan kecepatan. Motherboard harua mendukung kecepatan yang ada pada RAM, jika tidak kinerja cepat yang dapat dijanjikan oleh RAM tidak akan terealisasi, atau bahkan lebih buruk, bahkan PC tidak akan bisa menjalankan POST (Power -on-self-test).