Loading...
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Redhat Linux 9

Juli 20, 2017 Add Comment
SISTEM OPERASI JARINGAN (REDHAT9)



Kelompok 1
Rayhan Akbar
Haikal
Rizal Farhan jawali
Uchi Musdalifah
Nadila Mutmainah
Helena H. Jarman
Salsabila Khulaidah Amaliyah


A.    Pengertian 
         Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an. Sistem operasi jaringan adalah suatu jenis sistem operasi yang dikususkan untuk menangani jaringan.Sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.

B.     Karakteristik Sistem Operasi Jaringan
a.       Pusat kendali sumber daya jaringan
b.      Akses aman ke sebuah jaringan
c.       Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan
 d.    Mengizinkan user terkoneksi  ke jaringan lain  (misalnya Internet)
e.       Back up data dan memastikan data tersebut tersedia

C.     Fungsi Utama Sistem Operasi Jaringan
a.  Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
b.  Mengelola sumber daya jaringan
c.   Menyediakan layanan
d.  Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
e.  Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya
          f.   Memonitor status dan fungsi elemen – elemen jaringan
          g.  Distribusi program dan update software ke client
          h.  Menggunakan kemampuan server secara efisien
          i.   Menyediakan tolerasi kesalahan 

D.     Jenis Sistem Operasi jaringan
1.    Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI
Adalah Sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu menghafal sintax – sintax atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang digunakannya. Berikut beberapa contoh Sistem Operasi jaringan berbasis GUI
a.       Linux Redhat
b.      Windows NT 3.51
c.       Windows 2000 (NT 5.0)
d.      Windows Server 2003
e.       Windows XP
f.       Microsoft MS-NET
g.       Microsoft LAN Manager
h.      Novell NetWare

2.      Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text
Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diharapkan untuk menghafal sintax – sintax atau perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan suatu proses instalasi Sistem Operasi Jaringan tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut :
a.       Linux Debian
b.      Linux Suse
c.       Sun Solaris
d.      Linux Mandrake
e.       Knoppix
f.       MacOS
g.      UNIX
h.      Windows NT
i.        Windows 2000 Server
j.        Windows 2003 Server
Namun, beberapa Sistem Operasi jaringan yang sering di temukan adalah sebagai berikut:
1.      UNIX
2.      LINUX
3.      NOVELL NETWARE
4.      OS/2
5.      Windows NT

Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI Redhat Linux 9
Untuk dapat melakukan instalasi sistem operasi jaringan Redhat Linux 9 dengan baik dan benar diperlukan pemahaman yang baik akan kebutuhan sistem dan kondisi yang ada. Tanpa adanya pemahaman yang baik, implementasi sistem komputer dapat menjadi masalah yang serius di kemudian hari. Sistem operasi jaringan memegang peranan yang sangat vital dalam implementasi sistem berbasis komputer. Sistem operasi jaringan harus sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang ada.


Redhat Linux 9 merupakan salah satu varian dari Sistem Operasi Linux yang cukup populer di lingkungan pengembang software open source. Dengan mahalnya software dan sistem operasi Microsoft Windows, mendorong banyak pemakai komputer baik instansi, perusahaan maupun perkantoran untuk beralih ke Linux. Redhat merupakan suatu perusahaan yang mengembangkan sistem operasi open source yang sudah lama mengembangkan Linux. Redhat
9 merupakan pengembangan dari versi Redhat sebelumnya yaitu versi
8, versi 7 dan versi-versi sebelumnya.

Kebutuhan Hardware Pada awal perkembangannya Linux dapat berjalan pada mesin komputer ISA, EISA, VESA Local Bus atau PCI 80836, 80486 dengan spesifikasi hardware pada jaman itu yang masih sangat minim. Linux sebenarnya tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang besar. Namun perkembangan dunia hardware juga tidak menjadikan Linux sebagai sistem operasi ketinggalan jalan. Dengan konsep open source para pengembang Linux terus mengembangkan sistem operasi ini mengikuti perkembangan jaman. Redhat 9 memberikan spesifikasi hardware minimal y ang dibutuhkan agar sistem dapat berjalan dengan baik. Spsesifikasi tersebut adalah

➭sebagai berikut :
Prosesor : Pentium I 200 (untuk mode text)
Pentium II 400 (untuk mode grafik)
Rekomendasi Pentium III 600 MB ke atas
Hard disk : 475 MB (Untuk custom installation)
850 MB (Untuk Server)
1,7 GB (Untuk Personal Desktop)
2,1 GB (Untuk Workstation)
Rekomendasi 10 GB ke atas
Memory : 64 MB (untuk mode text)
128 MB (Untuk mode grafik)
Rekomendasi 192 MB agar berjalan dengan baik.

Sebelum memulai instalasi Redhat Linux 9, perlu diketahui bahwa sistem operasi Redhat Linux berbeda dengan sistem operasi Microsoft Windows. Redhat Linux membutuhkan partisi hard disk minimal menjadi 2 bagian yaitu sebagai /root dan sw ap. Besarnya nilai partisi  dari /root dan swap dapat diatur sesuai kebutuhan. Swap merupakan penyimpanan data sementara selama proses berlangsung hampir mirip dengan virtual memory di Windows. Linux dapat mempunyai partisi lain seperti /usr, /boot dan /var.

Kenali Ketentuan Fair Usage Policy atau FUP di Indihome

Mei 06, 2017 Add Comment


Fair Usage Policy atau yang sering disebut FUP merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak provider layanan internet guna membatasi para pengguna layanan dari aktifitas yang tidak wajar .Belakangan ini ramai sekali diperbincangkan perihal Indihome yang mengeluarkan Fair Usage Policy untuk seluruh paket internet fiber Indihome miliknya .

Mulai tanggal 1 Februari 2016 kemarin , PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengumumkan bahwa akan diberlakukannya batasan penggunaan bandwith pada seluruh layanan fiber internetnya , selain itu layanan UseeTV juga tidak luput dari kecaman masyarakat , karena beberapa channel UseeTV dihilangkan dari layanan dasar UseeTV sebelumnya .
Ketentuan Fair Usage Policy atau FUP Indihome
FUP Indihome
Dilansir dari situs resminya , bahwa kebijakan FUP berlaku untuk seluruh layanan internet Indihome Fiber dengan minimal kecepatan 10 Mbps. dan berikut ini kalkulasi perhitungannya :
Ketentuan FUP Indihome 10 Mbps
Untuk paket indihome dengan kecepatan 10 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 300 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25% saja hingga mencapai 400 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40% unlimited.
Ketentuan FUP Indihome 20 Mbps
Untuk paket indihome dengan kecepatan 20 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 500 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25% saja hingga mencapai 800 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40% unlimited.
Ketentuan FUP Indihome 30 Mbps
Untuk paket indihome dengan kecepatan 30 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 700 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25% saja hingga mencapai 1200 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40% unlimited.
Ketentuan FUP Indihome 40 Mbps
Untuk paket indihome dengan kecepatan 40 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 900 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25% saja hingga mencapai 1600 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40% unlimited.
Ketentuan FUP Indihome 50 Mbps
Untuk paket indihome dengan kecepatan 50 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 1200 GB. Setelah itu kecepatan turun hanya 25% saja hingga mencapai 2000 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 40% unlimited.
Ketentuan FUP Indihome 100 Mbps
Untuk paket indihome dengan kecepatan 100 Mbps maka Fair Usage yang diberikan adalah hingga 2000 GB. Setelah itu kecepatan turun menjadi 50% unlimited.
Untuk lebih mudah dimengerti , mari kita lakukan sedikit simulasi perhitungan atau kalkulasi FUP pada Indihome 10 Mbps :
“Gissa , berlangganan Indihome 10 Mbps , pada awal bulan Februari kecepatan internetnya full 10  Mbps , namun setelah 1 minggu berselang , ternyata gissa melakukan banyak sekali download , hingga mencapai 300 GB , maka pada tanggal 7 Februari , kecepatan internet milik Gissa , menjadi  7.5 Mbps , lalu Gissa yang hobby download , melanjutkan kegiatan downloadnya hingga mencapai 400GB dalam kurun waktu 2 minggu , maka kecepatan internet milik Gissa pada tanggal 21 Februari turun lagi menjadi 6 Mbps , speed ini adalah penurunan terakhir dan akan terus bertahan hingga akhir bulan Februari . di awal bulan Maret , kecepatan internet milik Gissa akan kembali menjadi 10 Mbps.”

Untuk mengetahui apakah kalian sudah mencapai atau mendekati FUP yang ditetapkan oleh indihome , kalian bisa melihat tutorialnya disini .
Cara Agar Tidak Cepat Kena FUP Indihome
Kalian tidak perlu khawatir , karena FUP yang diberikan terbilang cukup besar , pemakaian wajar seperti streaming , browsing , dan downloading di lingkungan rumahan tentu tidak akan merasakan penurunan speed sama sekali .
Agar tidak cepat kena FUP Indihome , ada beberapa cara yang tidak ada salahnya untuk kalian coba :
Proteksi Wi-Fi Indihome
Lakukan perubahan password secara berkala untuk mencegah teman atau tetangga kalian yang jahil dengan memanfaatkan Wi-Fi kalian sebagai sarana internetan gratis . Jika Wi-Fi tidak kalian gunakan , tidak ada salahnya untuk mematikan Wi-Fi .
Matikan Modem Saat Tidak Digunakan
Matikan modem indihome Fiber , jika kalian hendak bepergian meninggalkan rumah , Jangan biasakan membiarkan modem dan koneksi internet terhubung secara terus menerus , selain membuat usia pemakaian modem menjadi pendek , hal ini bisa mencegah kebocoran kuota yang mungkin terjadi ketika PC atau Smartphone kalian secara otomatis terhubung dan melakukan update dengan ukuran file yang sangat besar .

Sifat-sifat dasar Jaringan komputer

Sifat-sifat dasar Jaringan komputer

Mei 04, 2017 Add Comment
1. Scalability
Scalability memiliki arti kemampuan untuk dapat diskalakan. Ini berarti bahwa jaringan komputer dapat diskalakan (diukur, disesuaikan) dengan kebutuhan pengguna jaringan komputer. Jaringan komputer dapat berkembang lebih luas, lebih besar, namun dapat juga diperkecil, disempitkan, sesuai dengan kebutuhan dan cakupan pengguna.

2. Resource Sharing
Resource sharing diartikan sebagai berbagi sumber daya. Dalam hal ini berarti bahwa jaringan komputer dapat dugunakan untuk saling berbagi dan memakai secara bersama-sama segala sumber daya yang ada. Sumber daya meliputi seluruh perangkat keras komputer (hardware) dan perangkat lunak komputer (software). Sebagai contoh, apabila tidak ada jaringan komputer, setiap pengguna komputer dalam satu ruangan wajib memiliki perangkat keras komputer berupa printer untuk mencetak dokumen ke dalam selembar kertas.

Dengan adanya jaringan komputer (Local Area Network/LAN), maka di dalam satu ruangan tersebut cukup disediakan sebuah printer saja, untuk kemudian dibagikan (sharing) ke dalam jaringan lokal, sehingga semua pengguna komputer dapat bersama-sama menggunakannya untuk mencetak dokumen. Tentu saja ini akan jauh lebih menghemat biaya (anggaran).

Contoh kedua, pemakaian bersama layanan Cloud Computibg untuk jenis layanan SAAS (Software As A Service), misalkan saja Google Docs (www.docs.google.com). Cukup dengan bermodalkan koneksi Internet dan aplikasi web browser, setiap pengguna dapat dengan mudah menggunakan semua aplikasi perkantoran yang disediakan secara online, tanpa harus membeli aplikasi, menginstal, dan mengonfigurasi. Demikian juga, data dapat disimpan di serve, tidak lagi membebani komputer sendiri (dalam hal lokasi ruang harddisk). 

3. Connectivity
Connectivity memiliki arti mudah terhubung dan dihubungkan. Hal ini berarti bahwa jaringan komputer memiliki sifat untuk mudah dihubungkan ke semua pengguna komputer (dalam hal ini ke semua komputer dan perangkat) serta pengguna komputer itu sendiri juga dapat dengan mudah terhubung  ke dalam jaringan komputer yang tersedia. Untuk menciptakan hubungan ini, terdapat sejumblah perangkat penghubung di dalamnya.

Perangkat-perangkat tersebut antara lain berupa Switch,Modem,Router,Hub perangkat Wireless,Smartphone dengan kemampuan Tethering, dan lain-lain. Dengan adanya sifat connectivity ini, maka jaringan komputer dapat dengan mudah dibentuk sesuai keperluan dan dalam waktu singkat (baik internet, maupun keduanya). Sebagai contoh, sebuah Smartphone saat ini sudah mampu menjadi instan Wifi/Hotspot melalui tethering, memanfaatkan teknologi di dalam jaringan komputer.

3. Reliability
Reliability memiliki arti keandalan. Hal ini berarti bahwa jaringan komputer memiliki kemampuan untuk dapat diandalkan di dalam jaringan komputer. Keandalan di sini dapat diartikan bahwa paket data yang dikirimkan oleh pengirim (sender) akan sampai dengan baik di sisi penerima (receiver). Keandalan yang makin tinggi dan makin baik pada jaringan baik pada jaringan komputer akan memeberikan kualitas layanan yang lebih baik bagi para pengguna jaringan komputer.

Demikian juga, saat proses transfer data, tidak ada paket data yang rusak maupun hilang. Paket harus utuh di sisi penerima sebagaimana sata dikirim oleh pengirim. Dilakukan proses pengecekan oleh protokol-protokol didalam jaringan serta oleh pengguna jaringan komputer itu sendiri. terhadap file digital yang ditransmisikan pada jaringan komputer.

Demikian itulah Sifat-sifat dasar Jaringan komputer



Sejarah Awal Internet di Indonesia

April 29, 2017 Add Comment
Di Indonesia, komputer dan internet mulai memasyarakat di tahun 1990. Meski pun demikian, jauh sebelum tahun 1990, ilmu Elektro dan Informatika (bidang ilmu komputer yang khusus membahas mengenai perangkat lunak komputer dan pemanfaatannya) sudah mulai memasuki dunia pendidikan di Indonesia melalui beberapa perguruan tinggi di Indonesia (termasuk di Institut Teknologi Bandung atau ITB, almameter penulis). Bidang ilmu Elektro dan Informatika merupakan dua kekuatan teknologi utama yang mengubah peran komputer dan jaringan komputer di kemudian hari. Sejumblah tokoh akademisi Indonesia mulai bermunculan dan ikut berperan serta di dalam dunia internet Indonesia maupun dunia.
Misalkan saja Onno Widodo atau lebih akrab dengan panggilan Onno W Purbo
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Onno_W._Purbo

Setelah akses internet mulai memasuki wilayah Indonesia dan kehidupan masyarakat Indonesia (meskipun saat itu belum terlalu banyak yang menggunakan internet), namun dampak yang diberikan di bidang bisnis relatif signifikan. Terbukti dengan mulai munculnya ISP (Internet Service Provider) yang memberikan layanan akses internet dibeberapa tempat di Indonesia, Sehingga makin memudahkan para pengguna didalam menikmati akses internet.

Selanjutnya mulai banyak orang membuka warung internet, atau umum disebut dengan Warnet. Bentuknya hanyalah sebuah tempat biasa, dengan sejumblah komputer dan koneksi internet didalamnya. Para pengguna cukup datang dan masuk kedalam bilik warnet, kemudian menikmati akses internet sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka. Di akhir penggunaan. pengguna akan dikenai biaya sesuai dengan biaya yang ditampilkan padansistem (Billing), 

Keberadaan Warung Internet atau Warnet ini mulai menyusut di saat makin gencarnya layanan akses internet dalam bentuk model ADSL melalui jalur kabel telepon (misalkan oleh Telkom Speedy) maupun akses internet wireless menggunakan modem  USB oleh sejumblah provider telekomunikasi.
Belum lagi dengan adanya ide yang dipelopori oleh Onno W Purbo mengenai RT RW Net, yang memudahkan suatu lingkungan RT RW di Indonesia untuk berbagi akses internet, sehingga mempercepat masyarakat Indonesia yang melek teknologi informasi. Meski demikian, akses internet tetap diperlukan oleh setiap orang dijaman ini untuk berbagai keperluan, termasuk juga untuk hiburan dan bisnis. Secara singkat dapat disebutkan bahwa internet Indonesia saat ini digunakan oleh beragam pengguna. baik komunitas, pemerintah, akademisi, bisnis, hngga pribadi.
          Gambar Pemanfaatan internet di indonesia oleh beragam kelompok sesuai kebutuhan 

Satelit Palapa milik Indonesia turut berperan didalam penyebar luasan jaringan internet di seluruh wilayah Indonesia, yang secara fisik terdiri atas ribuan pulau dan selat (lautan) yang memisahkan satu sama lain. Demikian juga, kapasitas gelombang untuk akses internet wireless pun terus mengalami peningkatan dari masa ke masa, meski tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara maju lainnya didalam penyediaan akses intenet yang lebih cepat. ,Meskipun demikian tokoh-tokoh Indonesia banyak berjasa didalam penyediaan layanan pada internet Indonesia. Misalkan saja layanan VOI (Voice Over Internet Protocol), DNS Nawala untuk Internet Sehat, dan lain-lain.
                                        Gambar Arsitektur-ip-based-infrastucuire

Internet di Indonesia dibangun dan dilengkapi dari waktu ke waktu oleh sejumblah komunitas, salah satunya komunitas dunia Linux dan Open Source VOIP (Voice Over Internet Protocol), yang kemudian melahirkan VOIP Rakyat. kemudian dilengkapi juga dengan sarana serat optik (Fibre Optic) untuk menghubungkan antar jaringan di indonesia melalui bawah laut Indonesia, termasuk juga untuk keterhubungan dengan jaringan luar negeri. Terdapat juga IIX untuk mempercepat akses internet dan layanan berbasis web dari Indonesia d luar negeri dan sebaliknya dari luar negeri ke Indonesia serta melokalkan konten-konten digital.