Loading...
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Waspadai Penyebaran Virus Software yang palsu

Mei 20, 2017 Add Comment

Salah satu kejahatan siber (cybercrime) yang sulit dibendung saat ini adalah penyebaran malware. Sebab malware bisa masuk dari banyak pintu, termasuk melalui penggunaan software palsu.

Husin Tau, Genuine Software Initiative Coordinator Microsoft mengatakan saat ini banyak orang yang menggunakan komputer berisi malware. Akibat dari penggunaan software palsu ini, komputer jadi rawan peretasan.

“Salah satu penyebarannya adalah lewat software palsu yang mengandung malware, jadi ketika diinstal malware tersebut masuk ke komputer. Setelah itu hacker akan mencoba terhubung ke komputer tersebut untuk mencuri data-data penting,” katanya di sela-sela sesi diskusi singkat di kelas workshop “Cybersecurity” pada pameran Indonesia E-Commerce and Summit Expo (IESE) 2017, di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), BSD City.

Husin menambahkan, tidak sedikit pula pengguna yang lalai ketika berselancar di internet. Pengguna main asal klik saja tanpa memperhatikan URL-nya, padahal itu phishing. Alhasil pengguna menginput data-data mereka di situs phishing yang dibuat sama persis dengan situs aslinya. “Saat masuk ke situs itulah data kita diambil,” imbuh Husin.

Husin mengimbau agar konsumen selalu menggunakan software yang asli untuk mencegah terjadinya serangan kejahatan siber. Ia tak menampik bahwa banyak konsumen yang sulit membedakan mana software yang asli dan palsu.
“Di pasaran banyak sekali produk Microsoft yang dijual tanpa ada label resmi. Produk non-genuine berbahaya karena bisa mengandung malware,” tandasnya.
Microsoft sendiri telah melakukan tes pada software palsu yang beredar di pasar, hasilnya hampir semuanya berisi malware. Barang-barang palsu inilah yang menjadi pintu masuk malware.

Untuk meminimalisir penyebaran malware, Microsoft bekerjasama dengan situs-situs e-Commerce untuk mengedukasi konsumen terkait produk yang palsu karena Microsoft melihat ada banyak sekali produk bajakan yang dijual online. Jadi nanti produk-produk palsu akan diturunkan dari situs e-Commerce tersebut.

Untuk membantu meningkatkan ketelitian masyarakat dalam membedakan mana produk software yang asli atau bajakan, Microsoft menyediakan situs resmi www.cariyangori.com.


Situs Resmi Axisnet Kena Deface Oleh Phantomghost|TUTORIALKUNETS2017

Mei 17, 2017 Add Comment


Sebelum dari jauh kemarin Situs Resmi Telkomsel|Home sudah Terkena deface oleh para hacker.

Gambar tersebut. meminta Harga kuota Internet dimurahin di INDONESIA. Teknik ini dilakukan dengan mencari celah di sisi website/server yang bisa dimasuki melalui client dan diselipi suatu kode tertentu, sehingga hacker mendapatkan akses untuk merubah tampilan website tersebut.






dunia internet di Indonesia dihebohkan dengan kabar peretasan situs milik Telkomsel. Kini, hal serupa menimpa operator seluler lainnya, yakni INDOSSAT juga terkena deface
Sementara itu, untuk kasus Indosat, peretas menjahili subdomain dari situs web Indosat, yakni arena.indosatooredoo.com. Jenis peretasannya tidak jauh berbeda. 
Si hacker mengganti tampilan situs web, atau biasa dikenal dengan istilah deface, milik Indosat.

Hacker pun meninggalkan pesan di situs web tersebut. Isinya berupa rasa kesal setelah melihat operator lain menyindir diretasnya situs Telkomsel.

"Tetap ganteng aja min. Ra usah saling sindir. Sesama provider saling support," tulis hacker tersebut.


Dan yang terbaru sekarang giliran Axix yang di retas. dari Team PhantomGhost, dan yang di hack dari salah satu nickname Mr.Aljabar Dan 4prili666h05T.
Sama dengan yang Sebelumnya. Mencari kelemahan website tersebut
 Cek Situs Resmi : axisnet.id
Cek Mirror :          Zone-H

Kebocoran Data Rugikan Perusahaan hingga Rp7,1 Miliar

Mei 13, 2017 Add Comment

Laporan terkait risiko keamanan pada 2015 menemukan jika sekitar 73 persen organisasi mengalami insiden keamanan TI di ranah internal. Bahkan salah satu insiden seperti kebocoran data bisa merugikan perusahaan sampai US$551 ribu atau sekitar Rp7,1 miliar.

Hasil temuan ini merupakan penelitian yang bertajuk Global Corporate IT Security Risks 2015. Dalam survei itu juga ditemukan jika kerugian akibat kebocoran data di perusahaan kecil dan menengah bisa sampai US$38 ribu. Hal itu belum termasuk dampak non-finansial yang juga biasa muncul akibat insiden keamanan informasi tersebut.

“Melihat tingginya angka kerugian tersebut, sudah tepat langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) menerbitkan Peraturan No. 4 Tahun 2016 mengenai Sistem Manajemen Pengamanan Informasi (SMPI), dimana regulasi ini merujuk pada standar internasional ISO 27001:2013,” ujar Rudi Antoni dari British Standard Institution (BSI) Group Indonesia, dalam keterangannya, Sabtu, 6 Mei 2017.

Menurut Rudi, standar ISO internasional sangat menunjang kepercayaan konsumen terhadap penyedia layanan, utamanya untuk menjamin teknologi yang mereka gunakan mampu memberikan keamanan data klien.
Yang terbaru, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) berhasil mendapatkan pengakuan berupa Sertifikat ISO 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi dari lembaga sertifikasi global, British Standard Institution (BSI). KPEI adalah perusahaan dalam industri pasar modal Indonesia yang menjalankan fungsi sebagai lembaga kliring dan penjaminan transaksi bursa.

Perusahaan BUMN ini mengaku selalu melakukan inovasi dan peningkatan kualitas layanan jasa dan produk serta terus melakukan perbaikan infrastruktur. Tak terkecuali di bidang keamanan sistem informasi yang kini perannya semakin penting. Terlebih pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga telah menerbitkan Peraturan Kominfo No. 4 Tahun 2016 yang mengatur tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi (SMPI).

“Sesuai UU ITE yang baru, pemenuhan terhadap standar keamanan yang menjadi persyaratan dibebankan kepada setiap pelaku industri yang menerapkan layanan solusi teknologi informasi, terutama terkait layanan yang menjadi fungsi utamanya. Kami juga terus meningkatkan keamanan sistim TI kami dan menjalankan kepatuhan,” tutur Direktur Utama PT KPEI, Hasan Fawzi.

KPEI berhasil memperoleh sertifikat ISO 27001:2013 setelah melalui serangkaian proses persiapan, implementasi dan audit sertifikasi, didampingi secara intensif oleh tenaga-tenaga ahli konsultan dari PT Equine Global yang sudah berpengalaman di bidang ISO 27001.


Komputer IBM Bikin Keok Juara Dunia Catur|News 2017

Mei 12, 2017 Add Comment
 Dua dekade lalu, mesin komputer mampu mengalahkan kekuatan otak manusia. Komputer rancangan IBM, Deep Blue sukses memenangi pertandingan catur melawan juara dunia catur, Garry Kasparov. 

Dikutip dari Mashable, Rabu 10 Mei 2017, komputer Deep Blue yang sudah ditingkatkan kemampuannya oleh IBM mengalahkan Kasparov dalam game pamungkas catur, hanya dalam 19 langkah. 

Tim IBM gembira, namun Kasparov kecewa. Suasana tegang, sang grand master menuduh tim Deep Blue curang dan dia meminta pertandingan ulang. Tapi tuntutan itu ditolak tim IBM dan memutuskan memensiunkan Deep Blue seusai pertandingan. Dengan demikian, Deep Blue berhak atas hadiah US$700 ribu.

Game pamungkas antara Deep Blue dengan Kasparov pada 11 Mei 1997 itu merupakan rangkaian pertandingan catur ulang antara komputer IBM dan juara dunia itu. Setahun sebelumnya, sang grand master catur total pada Februari 1996 memenangi tiga game dan imbang dua game. Saat itu Kasparov bisa membawa pulang hadiah US$400 ribu.

Nah pada seri ulang, pada pertandingan pertama dilaksanakan pada 3 Mei. Hasilnya Kasparov mengalahkan Deep Blue pada game pertama hanya dengan 45 langkah. 

Kemudian, Deep Blue membalas juara dunia tersebut pada game kedua pada 4 Mei. Deep Blue memenangi game kedua dan tiga game selanjutnya yang berlangsung pada 6, 7, dan 8 Mei, berakhir imbang. Pada game pamungkas sang grand master kalah. (art)


Sejarah Singkat Perkembangan Komputer z3 dan pemogramanya

Mei 12, 2017 Add Comment

      Lahirnya Komputer Pertama yang Bisa                           Diprogram Komputer z3


76 tahun yang lalu, komputer pertama yang didapat program berfungsi penuh. Komputer tersebut dinamakan Z3, hasil dari kreasi perintis komputer asal Jerman, Konrad Zuse. 
Komputer Z3 merupakan komputer pertama yang menggunakan sistem biner bukan sistem desimal yang pada saat itu banyak dipakai mesin komputer saat itu. Kabarnya, ukuran komputer Z3 saat itu sebesar garasi mobil dan bobotnya satu ton.

Dikutip dari Wired, Jumat, 12 Mei 2017, komputer Z3 merupakan komputer digital elektromekanik yang dikembangkan dengan 2.400 pemancar. 
Untuk memprogram komputer ini, melibatkan gulungan dari film. Z3 dipakai oleh industri pesawat terbang Jerman untuk memecahkan sistem persamaan simultan dan aspek matematis dari vibrasi badan pesawat di bawah tekanan. Fiturnya tersebut dianggap luar biasa pada saat itu.

Zuse mengembangkan komputer itu di bawah pemerintahan NAZI Jerman. Komputer itu lahir di masa perang dunia kedua. Uniknya, meski bekerja untuk NAZI, dalam mengembangkan komputer itu, Z3 minim dukungan dari rezim NAZI. 

Alasannya, komputer ciptaan Z3 dinilai NAZI sedikit fungsinya untuk kepentingan militer. Dana yang diberikan NAZI kepada Zuse terbilang sangat sedikit. Hal itu kontras dengan beberapa pionir komputer di negara-negara Sekutu, yang mendapat sokongan dari pemerintahan mereka masing-masing.
Menurut anaknya, Zuse mengerjakan komputernya itu secara luar biasa. Sebab dia bekerja secara independen, bahkan dalam keadaan isolasi. 
Prestasi Zuse yang membuat komputer yang bisa diprogram sepenuhnya itu tak luas terpublikasi. Prestasinya tak sampai terdengar di luar Jerman, sampai runtuhnya rezim tersebut. 

Sementara Z3 tak terpublikasi luas, tim mekanik dari Amerika Serikat melahirkan komputer yang bisa diprogram berfungsi penuh pada 1944. Nah, AS mengklaim karya mereka adalah komputer pertama diprogram berfungsi penuh pertama di dunia, padahal Z3 sudah lahir tiga tahun sebelumnya. 
Mengingat saat itu masih dalam perang dunia kedua, AS dengan Sekutu berusaha menghancurkan karya komputer Jerman tersebut. 
Sebuah serangan udara Sekutu dalam pengeboman Berlin menghancurkan komputer Z3. Foto dan dokumentasi yang menunjukkan jejak lahirnya komputer diprogram pertama dunia itu hancur bersamaan dengan serangan itu. 

Zuse kemudian mengembangkan kembali Z3 15 tahun usai perang dunia kedua berakhir. Upaya ini untuk menunjukkan klaim, Jerman adalah pertama yang melahirkan komputer yang diprogram berfungsi penuh pertama di dunia, sekaligus untuk memperjuangkan paten tersebut. Saat ini mesin replika komputer Z3 ditaruh di Museum Jerman. (ase)